Perjalanan Febuari masih lekat di jiwa
Senyum dan tawa anak pulau jawa takkan lupa
Walau dimamah masa, ia tetap di dalam minda
Semangat kawan tak diluntur warna, budaya dan negara
Kita tak sendiri
Walau beda frasa kata
Tutur hati tetap sama
Bisikkan
Rasa hormat ini
Itu yang kita pelajari
Dari Jakarta ke Kota Surabaya
Takkan lupa setiap detik pengalaman bermakna
Seni bertemu dan berpisah dilukis penuh warna
Bisik semangat ini, tanamkan di dalam hati
Penampung di kala kekeruhan untuk di masa hadapan
Kita takkan lupa
Detik teriak bersuara
Detik wajah bertemu wajah
Tinggikan
Rasa sayang ini
Itu yang kita pelajari
Dari Jakarta ke Kota Surabaya
Persahabatan kita diconteng media
Yang sudah lama terbina oleh seni yang terindah
Laungkan
Owh Owh Owh
KITA TAKKAN MENGALAH
Kita berusaha menjalinkan kata-kata
Semangat kawan yang indah
Tinggikan
Rasa setia ini
Itu yang kita pelajari
Dari Jakarta ke Kota Surabaya
All discontent honesty raging through my destiny
Would I called it impurity without ask for blasphemy
Nor I failed
Answering my faith and honesty
Hoping for a shades of lights
While I am struggling on this mistaken fight
I know there’s nothing more
But my sin knows that I’m looking for
I don’t care my life surrounds with enemy
This bonded lies
The melody of misery keeps resonate my ears
It doesn’t stop
Whilst I’m not
Loosing half of my sanity
So I run, run towards at trust and loyalty
Do they lend a helping hand?
Leaving this misguided vicinity to blend
I know there’s nothing more
But my sin knows what I’m looking for
I don’t care my life surrounds with enemy
This bonded lies
Sorrow deep inside of me
I’m running out of time to plead
The time turns back on me
I’ve been fighting in the war of hope
To save my dignity
Do I lie?