Kawan
  1. Resah Awan 4:26

    Resah Awan

    Tunjukkan aku awan
    Yang selalu mekar dan ceria
    Tak endahkan dunia selalu bersengketa
    Terlalu mementingkan diri
    Terlalu ikut rasa hati
    Duduk awan pasrah
    Tak dia berkuasa

    Rata rata dunia
    Berlumuran masalah
    Kerana mereka
    Bertuhankan kuasa
    Nyata bila awan sedar
    Dunia bukan milik kita
    Yang benci isinya
    Manusia tak berbeda

    Sungguh awan lihat semua dunia
    Lelah bermasalah Tuhan tolonglah manusia
    Sungguh awan lihat sebuah dunia lelah bermasalah

  2. Southern Suburb 3:52

    Southern Suburb

    I’m taking you back to the old days
    Showing where do we belong
    I’m taking you back to the old days
    To keep our friendship strong

    Because I knew everybody
    Are wired up with dilemma
    Stress out with our way of life
    Going nowhere even when we try

    Now I whisper to your ear
    Reveal the truth that I have hold
    If all this nonsense that we made
    Cause our friendship to be fold

    We drop everything now
    And spend our life like years before
    Because I knew it ain’t easy
    Build up something that we cannot see

    Running away from the southern suburb

    Don’t regret what we have all gone through
    Cause we are living in believing
    Only god knows we can make it through owh!

    And even when we make it
    Forget the stars right up above
    Remind ourselves why we made it
    Because the stars we never loved

    Believe what we do now
    And hold our bond like years before
    And even there’s no shade or light
    Staying true is going to make things right

  3. Tiada Idea 3:10

    Tiada Idea

    Aku sini engkau sana tahan hati bergelora
    Aku tahu engkau juga tapi takut tak terasa
    Berat hati memikulnya tiada kata tiada idea
    kita simpan seribu bahasa harap Tuhan harap Tuhan segalanya

    Aku mula kata kata tapi lidah kelu rasa
    Engkau cuba engkau cuba aku rasakan berbeda
    Kita serupa tiada idea tiada kata yang bermakna
    Dalam hati simpan sahaja kerna takut kerna takut dikecewa

    Masih menunggu waktu
    Masih termanggu di situ
    Nyata kau tak berubah
    Hanya mata yang mengubah
    Tahan hati kunci bergelora

    Oh, bukan aku tak biasa
    Memecahkan tradisi ini
    Mengubah segala emosi
    Oh, bukan aku memilih
    Kerna tak punya ku sang kuasa
    Hanya Tuhan miliki segalanya

  4. Sesat 2:54

    Sesat

    Tak ramai mengerti jiwa ini, hati ini
    Yang terganggu datang silih berganti,
    Pudar nilai budi pekerti
    Jalan yang engkau lalui tak aku mengerti lagi
    Pudar nilai dikotori
    Semuanya menyakitkan hati

    Semalam jadikan tauladan
    Kita jadikan sempadan
    Sempadan masa hadapan

    Kepentingan yang engkau kecapi dari hasil yang dibenci
    Mengotori minda sejati insani atas tulisan yang tidak dikaji
    Sadarkah?
    Engkau sedang meracun bangsa sendiri?

    Belajarlah dari semalam tak hilang kau dari liku yang bersimpang
    Berjuang dengan tulisan janganlah engkau melupakan kebenaran

  5. Konspirasi 4:07

    Konspirasi

    Benci yang kau semai seakan luka terlerai
    Bawakan nanah hitam yang takkan berdamai
    Oh, bilakah ia henti?
    Tak tahan lagi berdiri menanggung caci

    Oh… kenapa kita tetap berpecah lagi
    Buanglah semua perasaan benci
    Jangan engkau ikut desakan hati
    Oh… Kian kelak kita yang akan rugi

    Konspirasi ini dijadikan institusi
    Semat ke dalam jiwa dijulang tinggi
    Oh, ini modenisasi
    Nilai pekerti diri merundum sepi

    Oh… kenapa kita tetap berpecah lagi
    Buanglah semua perasaan benci
    Jangan engkau ikut desakan hati
    Oh… Kian kelak kita yang akan rugi

    Puisi desakan hati mohon lagi dierti
    Tiada lagi indah tersusun rapi
    Oh, henti menuding jari
    Henti hasutan hati tertusuk duri

    Oh… kenapa kita tetap berpecah lagi
    Buanglah semua perasaan benci
    Jangan engkau ikut desakan hati
    Oh… Kian kelak kita yang akan rugi

  6. Conteng 2:52

    Conteng

    Tulisan lambang asas bangsa
    Coretan cerita dunia
    Di mana engkau susun kata-kata kebenaran tentang ia?

    Amanah yang harus dijaga
    Bukanlah kuasa dan harta
    Cakaran yang tertera mudah dicernakan oleh lemah minda

    Tanggungjawab engkau ini
    Pikul dengan rela hati
    Kebenaran yang kau cari
    Kebenaran yang kau beri

    Pohonku kau di tengah selalu
    Pohonku kau tegar di situ
    Walau ribut melanda kau masih tetap berdiri indah megah

    Tanggungjawab engkau ini
    Pikul dengan rela hati
    Kebenaran yang kau cari
    Kebenaran yang kau beri

    Jangan kau singkirkan moral yang engkau bina pergi tersasar
    Jangan kau padamkan pegangan yang kau ada
    Kerana harta dan kuasa
    Tak pedulikan dosa nista
    Dunia terbina sementara

  7. Hypnotized 2:24
  8. Blitzkrieg Society 3:36

    Blitzkrieg Society

    This is redemption
    Singing the new face of revolution
    Form a politics dictation
    Giving a lot of frustration
    And I called for a correction
    Trying to build self motivation
    And the time is right now
    For a new resolution, yeah

    This is the movement
    Choices from the new generation
    Where the option that we take
    Based on truth and dedication
    And I called for an attention
    Cos the story has just begun
    And there’s war about our rights
    It’s full ashamed for us to run

    We got to rise up
    My friend, you know you got to unite
    My friend, you know you have to stand up
    My friend, you ought to know
    This is the rising of Blitzkrieg Society

  9. Rasa Hati 3:55

    Rasa Hati

    Bebaskan diri dari dibelenggu
    Bebaskan mindaku yang diganggu
    Kenapa kau ulangi rasa diri ini dikunci
    Kenapa harus membenci indah hilang tak dijumpai

    Ke mana hilangnya rasa sayang
    Fikiran kini menjadi bimbang
    Kenapa kau ulangi hati ini dibiar mati
    Kenapa perlu membencikan warna-warni hidup ini

    Kau pergi, pergilah engkau dari sini
    Kerna aku sudah tak tahan lagi
    Melihat semua ini

    Pergilah, sekilas wajah kau membosankan
    Kerna kau tak pernah ambil peduli tiap rasa hati ini

    Pernahkah kau sadar?
    Yang selama ini engkau sakiti hati ini

    Pulangkan kebebasan diri aku
    Menunggu indahku tak ketemu
    Cukuplah sekali jangan dibiarkannya lagi
    Tempat engkau melepaskan sakit hati rasa tertekan

    Kau pergi, pergilah engkau dari sini
    Kerna aku sudah tak tahan lagi
    Melihat semua ini

    Pergilah, sekilas wajah kau membosankan
    Kerna kau tak pernah ambil peduli tiap rasa hati ini

    Kerna kau tak pernah ambil peduli bila hati disakiti
    Kerna kau tak pernah ambil peduli tiap rasa hati ini

  10. Malam 4:49

    Malam

    Malam ini ku nyanyikan
    Sebuah lagu lama yang terkubur dalam nistaku
    Hilang daya, hilang mata
    Inginku luahkan segalanya
    Agar engkau sadar

    Semalam aku hanya meminta-minta
    Secebis harapan semangat di masa hadapan

    Malam ini tak terhenti
    Tiada nafas lagi
    Melunaskan segala janjiku
    Aku pinta kau berserah
    Moga penghujung cita-cita kita tak terdampar

    Semalam aku tiada nafas lagi pikul beban ini
    Yang kerap jatuh lari

    Malam ini tak terhenti
    Tiada nafas lagi
    Melunaskan segala janjiku
    Aku pinta kau berserah
    Moga penghujung cita-cita kita tak terdampar

    Semalam aku tiada nafas lagi pikul beban ini
    Yang kerap jatuh lari
    Aku tiada nafas lagi pikul beban ini
    Yang kerap jatuh lari

  11. Kawan 3:45

    Kawan

    Aku memang tak reti tunjuk engkau menari
    Tapi engkau tak usah henti pandai takkan datang berlari
    Mimpi aku tak semua indah semangat rakan janganlah pudar
    Hidup memang banyak kerenah cerewet hidupmu akan susah

    Janganlah berundur ini bukanlah masanya
    Tak kuasa aku menghadapi ini semuanya
    Sendirian begini tak mampu berdiri tinggi
    Tanpamu di sisi wahai kawan

    Satu lagi nak pesan busuk hati janganlah simpan
    Nasihat untuk rakan dan taulan
    Simpan semua jadi panduan
    Sudah 24 tahun ilmu di dada aku susun
    Kalau berkat tak datang turun
    Sampah sarap datang berduyun

  12. Kotak Televisi 5:20

    Kotak Televisi

    Biar ia pergi
    Kerna tak sanggup aku lagi duduk di depan TV
    Kerna kau tiada lagi
    Karya indah yang tak terperi bisa mengusik isi hati ini

    Terasa bosan
    Kemarau nan panjang
    Terasa bimbang tentang di masa hadapan
    Mana hujan tak berkunjung datang?

    Bila engkau datang
    Ia penuhi dengan perang tentang dunia yang semakin kejam
    Tiada lagi
    Kedamaian dan satu hati tapi kemusnahan yang tak terhenti

    Terasa bosan
    Kemarau nan panjang
    Terasa bimbang tentang di masa hadapan
    Mana hujan tak berkunjung datang?

    Cuba kau perhati
    Di mana letak isi hati warna pancaran idea kotak TV?
    Tiada lagi
    Erti sebenar satu hati kemanusiaan hilang tak bererti

    Terasa bosan
    Kemarau nan panjang
    Terasa bimbang tentang di masa hadapan
    Mana hujan tak berkunjung datang?